OKU Selatan,Preventif.co.id – Tim gabungan dari Polsek Buay Sandang Aji bersama personel Polres OKU Selatan mengevakuasi jasad seorang warga yang diduga hanyut di Sungai Kemu, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui bernama Muslim (80), warga Dusun 05, Desa Negeri Cahya, Kecamatan Buay Sandang Aji. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Sabtu (18/7/2026) setelah berpamitan keluar rumah menuju Sungai Kemu untuk mandi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sudah lanjut usia dan mengalami kondisi pikun serta pelupa. Hingga sore hari korban tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga keluarga bersama warga mulai melakukan pencarian.
Dugaan korban hanyut di Sungai Kemu semakin menguat setelah upaya pencarian selama beberapa hari tidak membuahkan hasil.
Jasad korban akhirnya ditemukan oleh seorang warga bernama Wandi yang sedang mencari ikan di kawasan Lubuk Batang, Sungai Kemu, wilayah perbatasan Desa Kenali dan Desa Tanjung Menang Ulu. Saat ditemukan, kondisi jasad telah membusuk dan tersangkut di pinggir batu sungai.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Buay Sandang Aji bersama anggotanya langsung menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan bersama Tim Identifikasi Polres OKU Selatan, Unit Pidum Satreskrim, personel Samapta, petugas Puskesmas Buay Sandang Aji, serta dibantu pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Negeri Cahya untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga, didampingi Kepala Desa Negeri Cahya Hendra, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga membuat surat pernyataan bermeterai yang menyatakan tidak meminta dilakukan visum maupun menuntut pihak mana pun di kemudian hari, karena meyakini korban meninggal akibat hanyut di sungai.
Mereka turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres OKU Selatan, Polsek Buay Sandang Aji, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.
Dari keterangan anak korban, Rudi, diketahui bahwa almarhum sebelumnya juga pernah hilang sekitar sebulan lalu akibat kondisi pikun dan saat itu berhasil ditemukan di wilayah Kecamatan Buay Runjung.
Selama proses evakuasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia dengan kondisi pikun, agar meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang. (Ham)
Empat Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Kemu Ditemukan Meninggal Dunia












