OKU Selatan, Preventif.co.id – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., menghadiri kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Desa Gunung Tiga, Desa Gedung Lepihan, dan Desa Merbau, sekaligus Launching Sekolah Lansia Salimah (SALSA) di Kelurahan Pasar Muaradua dan Desa Simpang Agung, Kecamatan Simpang, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serasan Seandanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat lanjut usia (lansia) agar tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif di tengah masyarakat.
Turut hadir Ketua Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua GOW, Plt. Asisten III, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Di antaranya Bapperida, Dinas PPPA PPKB, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dukcapil, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Kegiatan juga dihadiri perwakilan Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua, para camat, Ketua TP PKK kecamatan dan desa, Ketua PD Salimah Kabupaten OKU Selatan, pengurus PC Salimah Kecamatan Muaradua dan Kecamatan Simpang, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, bidan desa, kader Posyandu, serta penyuluh KB (PKB/PLKB) dari Kecamatan Muaradua, Banding Agung dan Simpang.
Dalam sambutannya, Bupati OKU Selatan Abusama menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok lanjut usia merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, para lansia perlu diberikan ruang untuk terus belajar, menjaga kesehatan, beraktivitas, serta berperan dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing.
“Melalui Sekolah Lansia ini, kita berharap para lanjut usia dapat terus meningkatkan pengetahuan, menjaga kesehatan, dan tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan menjalani kehidupan yang produktif,” ujar Abusama.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Sekolah Lansia, mulai dari pemerintah daerah, BKKBN, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia sekaligus memberikan dukungan agar para lanjut usia dapat menjalani masa tua secara sehat, mandiri, dan sejahtera.
Wisuda peserta Sekolah Lansia dari Desa Gunung Tiga, Desa Gedung Lepihan, dan Desa Merbau menjadi bentuk penghargaan atas semangat para lansia dalam mengikuti proses pembelajaran.
Sementara itu, Launching Sekolah Lansia SALSA di Kelurahan Pasar Muaradua dan Desa Simpang Agung diharapkan semakin memperluas akses pembelajaran, pembinaan, serta pendampingan bagi kelompok lansia di Kabupaten OKU Selatan.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta keluarga dalam mendukung pemberdayaan lansia.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin terwujud lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan sejahtera, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten OKU Selatan.(Ham)












