OKU Selatan,Preventif.co.id –Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mencatat capaian positif dalam penanganan tindak pidana sepanjang tahun 2025.
Ratusan kasus kriminal berhasil diungkap, dengan tren angka kejahatan yang menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data resmi Polres OKU Selatan, jumlah perkara yang ditangani pada tahun 2025 tercatat sebanyak 229 kasus, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 241 kasus.
Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Hal ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, SH., S.IK., M.IK saat menggelar Pres Reales capaian kinerja Polres Akhir Tahun 2025 diaula Sertu Pol Hadinata, Polres OKUS. Rabu (31/12/2025).
Sementara itu, kata Kapolres tingkat penyelesaian perkara (clearance rate) juga mengalami peningkatan.
“Pada tahun 2024, Polres OKU Selatan menyelesaikan 151 kasus, sedangkan pada tahun 2025 sebanyak 118 kasus berhasil dituntaskan. Meski secara jumlah menurun, kepolisian menilai hal tersebut sejalan dengan berkurangnya total laporan tindak pidana,” bebernya.
Sedangkan, untuk jenis kejahatan, kejahatan konvensional masih mendominasi. Pada tahun 2024 tercatat 238 kasus, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 173 kasus, atau menurun sekitar 15 persen.
“Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari peningkatan patroli, kegiatan preventif, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” cetusnya.
Namun demikian, Polres OKU Selatan juga mencatat adanya kenaikan kasus pencabulan. Pada tahun 2024, terdapat 34 kasus, sedangkan di tahun 2025 meningkat menjadi 48 kasus, atau naik sebanyak 14 kasus.
Kepolisian menyebut faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab utama, di mana sebagian besar tersangka berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah.
Selain itu, terbukanya akses wilayah perbatasan dengan daerah lain di Sumatera Selatan juga turut memengaruhi dinamika kriminalitas, karena sejumlah pelaku diketahui berasal dari luar wilayah OKU Selatan.
Di bidang tindak pidana narkotika, Polres OKU Selatan mencatat 57 kasus pada tahun 2024, dan 56 kasus pada tahun 2025, atau turun satu kasus. Meski demikian, kinerja pengungkapan dinilai semakin cepat dan efektif.
Jumlah kasus yang berhasil diselesaikan pada tahun 2025 justru meningkat menjadi 58 kasus, dibandingkan 57 kasus pada tahun sebelumnya.
Dari sisi barang bukti narkotika, kepolisian mencatat lonjakan signifikan.
Sepanjang tahun 2025, barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 1.427,58 gram, meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya 288 gram.
Polres OKU Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum, baik melalui pendekatan represif maupun preventif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tandasnya. (Ham)
Luar Biasa, Polres Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Selama Tahun 2025










