OKU Selatan,Preventif.co.id – Fenomena naiknya belerang atau yang oleh masyarakat sekitar kerap disebut bentilehan kembali terjadi di kawasan Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Minggu (06/09/2026).
Fenomena tersebut berdampak terhadap usaha budidaya ikan milik warga yang menggunakan keramba di kawasan Danau Ranau. Sejumlah ikan dilaporkan mati secara mendadak setelah diduga terdampak naiknya belerang di perairan danau.
Jumlah ikan yang mati disebut-sebut mencapai angka yang fantastis, sehingga menimbulkan kerugian cukup besar bagi para pemilik keramba. Ikan-ikan yang sebelumnya dipelihara warga untuk dibudidayakan ditemukan mati dalam jumlah banyak.
Naiknya belerang di kawasan Danau Ranau bukan pertama kali terjadi. Fenomena bentilehan diketahui dapat memengaruhi kondisi air dan berpotensi mengganggu kehidupan biota yang berada di dalam perairan.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan terhadap kondisi air Danau Ranau, khususnya untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan serta dampaknya terhadap aktivitas budidaya ikan masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti ikan yang mati serta nilai kerugian yang dialami para pemilik keramba masih dalam pendataan.
Pemeriksaan kualitas air juga diperlukan untuk memastikan apakah kematian ikan tersebut berkaitan langsung dengan fenomena naiknya belerang. (Ham)












