
OKU Selatan, Preventif.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres OKU Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui program Polisi Masuk Pesantren atau PELITA SANTRI (Polisi Edukasi, Literasi, dan Tertib Lalu Lintas untuk Santri).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Mi’raj, Desa Gemiung, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar para santri, santriwati, serta pengurus dan pengajar Pondok Pesantren Al-Mi’raj.
Dalam kegiatan ini, jajaran Satresnarkoba memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan bullying atau perundungan, serta pentingnya tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
Materi tentang narkoba diberikan untuk membekali para santri dengan pemahaman mengenai pengertian, jenis-jenis narkoba, dampak terhadap kesehatan, hingga konsekuensi hukum apabila terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, baik secara verbal, fisik, sosial maupun melalui dunia maya atau cyberbullying.
Perundungan dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap korban, mulai dari trauma psikologis, kecemasan, menurunnya prestasi belajar hingga gangguan kesehatan mental. Karena itu, para santri diajak untuk membangun sikap saling menghargai dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan pesantren.

Petugas juga mengingatkan agar para santri tidak ragu melaporkan kepada pengasuh atau guru apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan pendidikan.
Materi lainnya yakni tertib berlalu lintas. Para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan dan etika berkendara demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan tersebut dihadiri KBO Satresnarkoba, Kanit Idik II Satresnarkoba, Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Kepala KUA Buana Pemaca, Briptu M. Efran Suryadilaga serta personel Satresnarkoba Polres OKU Selatan.
Melalui kegiatan ini, terjalin sinergitas dan kemitraan antara Kepolisian dengan pengasuh serta para santri Pondok Pesantren Al-Mi’raj.
Para peserta juga diharapkan semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkoba beserta konsekuensi hukumnya serta memiliki komitmen untuk menjauhi narkoba.
Tak hanya itu, kegiatan ini turut mendorong terciptanya lingkungan pesantren yang aman dan nyaman dengan komitmen bersama mewujudkan Zero Bullying.
Rangkaian kegiatan Polisi Masuk Pesantren melalui Program PELITA SANTRI tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Program ini diharapkan dapat terus memberikan edukasi positif serta membentengi generasi muda OKU Selatan dari penyalahgunaan narkoba, perundungan dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan. (Ham)












