Kawanan Gajah Liar Porak-porandakan Kebun Jagung dan Gubuk Warga di Desa Durian Sembilan

OKU Selatan,Preventif.co.id Kawanan gajah liar kembali memasuki kawasan perkebunan warga di Desa Durian Sembilan, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan. Akibatnya, kebun jagung dan gubuk milik warga porak-poranda setelah dirusak oleh tiga ekor gajah liar pada Selasa (21/07/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebun jagung yang mengalami kerusakan di antaranya milik Sahroni dan Umar. Tanaman jagung yang telah ditanam warga rusak setelah diinjak dan dimakan oleh kawanan gajah tersebut.

Tidak hanya merusak tanaman, kawanan gajah juga menghancurkan sebuah gubuk yang berada di area perkebunan. Gubuk tersebut biasa digunakan warga sebagai tempat berteduh dan beristirahat saat mengelola kebun.

Kepala Desa Durian Sembilan, Sarkoni, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kawanan gajah yang masuk ke wilayah desa diperkirakan berjumlah tiga ekor.

“Benar, ada tiga ekor gajah yang masuk ke kebun warga. Selain merusak tanaman jagung, gajah juga merusak gubuk milik warga,” ujar Sarkoni.

Ia mengatakan, kemunculan gajah liar di wilayah Desa Durian Sembilan bukan kali pertama terjadi. Warga kini semakin waspada karena khawatir kawanan gajah kembali masuk dan menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Akibat kejadian itu, para petani mengalami kerugian materiil akibat rusaknya tanaman jagung yang menjadi sumber mata pencaharian mereka.

Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan penanganan dan upaya penghalauan agar kawanan gajah kembali ke habitatnya.

Sarkoni juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri dalam mengusir gajah liar karena dapat membahayakan keselamatan. Ia berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk membantu penanganan konflik antara manusia dan satwa liar tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang memiliki kebun di sekitar lokasi kemunculan kawanan gajah liar. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *