Polres OKU Selatan Gelar Pelatihan ToT Paham AI, Siswa MAN 1 Dibekali Keterampilan Prompt Engineering

OKU Selatan,Preventif.co.id Kepolisian Resor (Polres) OKU Selatan terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) “Paham AI” yang digelar bagi siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 OKU Selatan, Rabu (12/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Laboratorium Komputer MAN 1 OKU Selatan dan diikuti sebanyak 35 siswa.

Pelatihan ini mengangkat fokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), khususnya dalam pembuatan flyer digital. Para peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai teknologi AI, tetapi juga dibekali keterampilan prompt engineering serta praktik langsung menggunakan sejumlah platform AI.

Dalam praktiknya, para siswa diarahkan membuat media komunikasi kreatif bertema keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), seperti pencegahan bullying, tertib berlalu lintas, hingga literasi anti-hoaks.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Polres OKU Selatan, yakni Kasat Lantas Polres OKU Selatan AKP Hendri Rozin, S.H., bersama Kasi Humas Amir H serta Bripda Leo Arpin Redo, Bripda Oska dan Bripda Kalvin.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Hendri Rozin, S.H., menyampaikan bahwa pemanfaatan AI di kalangan pelajar perlu diarahkan secara positif, produktif dan bertanggung jawab.

Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar para siswa mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran sekaligus memahami potensi risiko dari penggunaannya.

Dalam pelatihan tersebut, siswa diperkenalkan dengan konsep AI dan Generative AI sebagai teknologi yang mampu memproses informasi, mengenali pola, membantu menyelesaikan tugas, serta menghasilkan berbagai bentuk konten, baik teks maupun visual.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah platform AI populer, seperti Gemini, ChatGPT, Bing Image Creator dan Canva Magic Studio. Para siswa diberikan panduan secara bertahap mengenai pemanfaatan platform tersebut untuk menunjang kegiatan belajar, pembuatan materi komunikasi maupun kegiatan organisasi sekolah.

Tidak kalah penting, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik dasar prompt engineering. Para siswa diajarkan menyusun instruksi kepada AI dengan memperhatikan unsur Role (peran), Task (tugas), Context (konteks), dan Format (format hasil), sehingga keluaran yang dihasilkan AI dapat lebih akurat dan sesuai kebutuhan.

Pelatihan juga membekali siswa dengan kemampuan kritis dalam mengenali konten visual hasil rekayasa AI. Peserta diajak memperhatikan sejumlah ciri, seperti kejanggalan anatomi tubuh, bentuk jari atau telinga yang tidak wajar, tekstur kulit yang terlalu halus, kesalahan pada teks di latar belakang, serta ketidaksesuaian arah cahaya dan bayangan.

Melalui kegiatan ini, Polres OKU Selatan berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara cerdas, kreatif dan bertanggung jawab.

Pelatihan “Paham AI” tersebut sekaligus menjadi upaya Polres OKU Selatan dalam memperkuat literasi digital generasi muda, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif, termasuk mendukung edukasi Kamtibmas di lingkungan sekolah dan masyarakat. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *