OKU Selatan,Preventif.co.id – Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Dusun 7, Desa Sumberingin, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Seorang petani, Suwarno (38), menjadi korban penembakan saat berusaha mengejar pelaku yang membawa kabur sepeda motornya.
Peristiwa bermula ketika anak korban, Mika Binti Suwarno (17), pulang sekolah menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih-hitam milik ayahnya. Setibanya di rumah, sepeda motor tersebut diletakkan di garasi samping rumah dengan pintu rolling besi.
Namun, Mika diduga tidak menutup pintu garasi dan kunci sepeda motor masih tertancap di lubang kontak. Mika kemudian masuk ke dalam rumah.
Saat berada di dalam kamar, sekitar pukul 12.30 WIB, Mika mendengar suara dari arah garasi. Ketika keluar dan melihat ke depan rumah, ia mendapati seorang pria tidak dikenal sedang mendorong sepeda motor milik ayahnya menuju jalan umum.
Hal ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolres OKUS AKBP I Made Redi Hartana, SH., S.IK., M.IK melalui Kapolsek Buay Pemaca Ipda Redi Saputra, SH, Jum’at (14/08/2026).
Pelaku diketahui mengenakan helm hitam dan jaket sweater hitam. Di depan rumah korban, seorang rekannya sudah menunggu menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam. Rekan pelaku juga disebut mengenakan helm dan jaket berwarna hitam.
Mika kemudian berteriak meminta pertolongan dan meneriakkan “maling”. Mendengar teriakan tersebut, pelaku langsung menaiki sepeda motor milik korban dan melarikan diri.
Suwarno yang mendengar teriakan anaknya kemudian keluar rumah. Mengetahui sepeda motornya dibawa kabur, korban mengambil sepeda motor Honda CRF miliknya dan mengejar pelaku seorang diri.
Saat pengejaran berlangsung di jalan yang sepi dan jauh dari permukiman, korban berhasil mendekati sepeda motor pelaku. Namun, situasi berubah menjadi mencekam ketika pelaku yang membawa sepeda motor korban diduga mengeluarkan senjata api.
Pelaku kemudian mengarahkan senjata tersebut ke arah korban dan melepaskan satu tembakan. Peluru mengenai bagian dada atas sebelah kiri Suwarno.
Meski terkena tembakan, korban masih sempat melanjutkan pengejaran. Tidak lama kemudian, korban kehilangan kendali dan terjatuh di pinggir jalan.
Beberapa menit berselang, seorang saksi, Komang Suardana (50), melintas menggunakan mobil pikap warna hitam. Melihat korban terjatuh, saksi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke bidan desa di Dusun 8, Desa Sumberingin.
Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dibawa ke RS Umum Muaradua. Sekitar satu jam kemudian, korban dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dalam peristiwa tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) atas nama Suwarno serta pelat nomor sepeda motor milik korban yang terlepas.
Hingga saat ini, identitas kedua pelaku belum diketahui. Polisi menyebut pelaku berjumlah dua orang dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan mereka.
Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mencatat dan meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan interogasi terhadap saksi-saksi, serta mendokumentasikan benda-benda yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kasus ini ditangani sebagai dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 ayat (1) KUHP.
Polisi selanjutnya akan melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi, memeriksa kembali para saksi, mencari dan mengamankan barang bukti, serta melakukan penyelidikan untuk memburu kedua pelaku.
Aksi pencurian yang berujung penembakan tersebut kini menjadi perhatian warga Desa Sumberingin. Polisi masih bekerja untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum terhadap mereka. (Ham)
Kejar Motor Dicuri, Petani di Buay Pemaca Ditembak Pelaku












