OKU Selatan,Preventif.co.id – Insiden dugaan pengancaman terhadap Kepala Desa (Kades) Banjar Agung, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan terjadi saat kunjungan silaturahmi ke rumah warga, Kamis (09/04/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kepala Desa Banjar Agung, Alimudin, mengaku diancam akan dibunuh oleh salah satu warganya bernama Mat Nur. Peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama perangkat desa mendatangi rumah warga dalam rangka silaturahmi.
Menurut keterangan, setibanya di rumah Mat Nur, suasana sudah tidak kondusif. Saat Kades hendak bersalaman, uluran tangan tersebut tidak disambut. Bahkan, istri Kades yang mencoba menjabat tangan juga tidak direspons oleh Mat Nur.
Situasi semakin memanas ketika Mat Nur diduga masuk ke bagian dapur rumahnya dan mengambil sebuah kapak. Sambil mengambil alat tersebut, ia diduga mengeluarkan ancaman.
“Ku bunuh kau,” ujar Mat Nur, sebagaimana ditirukan oleh Kades.
Merasa terancam atas kejadian tersebut, Alimudin kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres OKU Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Selain itu, Kades juga membantah isu yang beredar di masyarakat terkait adanya dugaan anaknya mengacungkan senjata api saat kejadian berlangsung.
“Tidak ada, itu fitnah besar. Anak saya tidak masuk ke rumah warga, hanya menjemput saya di jalan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Kasus ini kini dalam penanganan aparat berwenang. (Ham)
Kades Banjar Agung Ngaku Diancam Dibunuh Warga Saat Silaturahmi, Bantah Anak Keluarkan Senjata Api












